Warga melakukan isi ulang pulsa listrik di salah satu perumahan, Jakarta, Rabu (6/1). PT PLN (Persero) berencana akan membebaskan biaya tambah daya listrik untuk pelanggan 450 dan 900 ke 1.300 Volt Ampere (VA) yang berlaku bagi pelanggan rumah tangga. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc/16.

Beritabersama.com, JAKARTA — Ditengah pandemi covid 19 yang menghantam roda perekonomian masyarakat. Ada kabar gembira dari PT PLN (Persero) menyatakan, token listrik gratis untuk bulan Mei sudah bisa diakses oleh pelanggan penerima bantuan pemerintah.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan, sampai saat ini terdapat empat jenis pelanggan yang mendapatkan bantuan berupa token listrik gratis.

Keempat jenis pelanggan tersebut adalah pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA, pelanggan rumah tangga daya 900 VA subsidi (potongan harga 50 persen), planggan bisnis kecil (B1) daya 450 VA, dan pelanggan industri kecil (I1) daya 450 VA.

“Bagi pelanggan pascabayar, litrik gratis dan diskon listrik langsung mengurangi tagihan rekening listrik bulan Mei. Sementara untuk 11,8 juta pelanggan prabayar, token listrik bulan Mei 2020 sudah bisa diakses,” ujar Made dalam keterangan tertulis, Kamis (14/5/2020).

Baca Juga:  Mudah Banget, Ini Cara Aktifkan Token Gratis PLN Bulan Mei

Untuk mendapatkan token gratis, pelanggan dapat mengaksesnya langsung melalui situs web dan WhatsApp resmi PLN.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan prabayar yang berhak mendapatkan stimulus ini dapat mengambil tokennya melalui website ataupun layanan WhatsApp yang telah disediakan,” tutur Made.

Dia memastikan, penyaluran listrik gratis untuk Mei 2020 akan berjalan dengan lancar.

Untuk menjangkau pelanggan di daerah terpencil, PLN juga akan bekerja sama dengan perangkat pemerintah setingkat kecamatan/desa/kelurahan untuk memastikan bantuan listrik selama pandemi Covid-19 dapat diterima masyarakat.

“Kami akan terus memastikan stimulus listrik ini dapat diterima oleh masyarakat, sehingga dapat meringankan beban di tengah pandemi Covid-19 ini,” ucap Made. (tim/BB)

Baca Juga:  Asyik! 9.303 KPM Bakal Terima Rp 200 Ribu Per Bulan