beritabersama.com,- Dalam era yang serba digital menjadikan banyak kemudahan di dalamnya. Dahulu ketika teknologi belum berkembang pesat banyak hal yang dilakukan secara konvensional.

Era sebelum diperkenalkannya media dalam jaringan bahkan saat sebelum ada telepon genggam, hampir seluruh aktivitas komunikasi dilakukan dengan cara manual seperti surat-menyurat dan hanya sebagian kecil yang mempergunakan teknologi melalaui telepon PSTN.

Hari ini teknologi four point zero (4.0) telah berlangsung bahkan para developer berupaya teknologi 5.0 segera dapat dijalankan.

Era 4.0 ini memberikan segala kemudahan bagi manusia bahkan sampai pada mengubah habit dalam kegiatan sehari-hari.

Telah banyak media dalam jaringan dikembangkan yang salah satunya dimanfaatkan untuk ladang promosi bagi pelaku bisnis yang sebelum era ini, promosi lebih banyak dilakukan dengan cara pemasangan baliho, banner, pembuatan brosur dan melalui pertemuan offline.

Baca Juga:  Pemkab dan PCNU Mojokerto Dirikan Dapur Umum Dampak Covid 19

Rupanya perkembangan teknologi informasi ini benar-benar menjadi cara strategis untuk melakukan promosi. Bagaimana tidak, dengan hanya memainkan jari melalui perangkat seluler maka desain promosi yang beraneka ragam ini secepat kilat melayang kepada khalayak umum melalui piranti seluler masing-masing.

Banyak platform gratis yang tersedia untuk melakukan promosi melalui media dalam jaringan ini dan support berbagai macam operating sistem smartphone namun demikian platform gratis ini juga memiliki kecerdasan buatan yang mampu mengindikasi bahwa konten yang dikirimkan secara masal akan ditengarai sebagai spam yang pada akhirnya akan berisiko terhadap akun pembagi konten tersebut.

Salah satu platform media sosial yaitu WhatsApp yang sudah karib di khalayak umum kini hadir dengan fasilitas API (Application Programming Interface) official. Beberapa penyedia pihak ketiga mengklaim bahwa dengan API WhatsApp ini dijamin Anti banned sehingga user bisa melakukan blast konten ke banyak nomor WhatsApp tanpa takut terblokir akunnya.

Baca Juga:  Khofifah: THR Hak Pekerja, Perusahaan Wajib Berikan THR

Bagi para pelaku bisnis, tentunya ini merupakan kabar baik untuk dapat mendistribusikan konten promosinya secara masal dan besar-besaran. Sedikitnya dibutuhkan anggaran senilai USD125 untuk dapat menikmati fasilitas ini. (hil)

Facebook Comments