Beritabersama.com — Masih nekat mudik sebanyak 663 pemudik saat ini menjalani isolasi khusus di sekolah-sekolah yang telah disiapkan.

Kebijakan ketat itu diterapkan di Kabupaten Pangandaran bagi semua perantau yang terus berdatangan ke kampung halamannya di tengah pandemi Corona.

“Kedatangan pemudik terus terjadi meski sudah diterapkan PSBB. Sampai saat ini tercatat ada 663 orang yang diisolasi,” kata Kepala BPBD Pangandaran Nana Ruhena, Jumat (7/5), seperti dikutip dari detik.com.

Dari sekian banyak pemudik tersebut, di antaranya ada tujuh orang anak buah kapal (ABK) pesiar Aida Bella Nova berbendera Jerman yang pulang ke kampung halamannya di Pangandaran. Mereka menjalani isolasi di masing-masing kecamatan di Pangandaran.

Baca Juga:  Ini Cara Pemudik Kelabuhi Petugas, Namun Ketahuan Juga

“Saya sudah tiga hari jalani isolasi,” kata Uli Surli (31), ABK asal Dusun Bojongjati, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran.

Perjalanan mudik tujuh ABK ini cukup panjang dan berliku. Setelah turun dari kapal di Spanyol, lalu terbang ke bandara Frankfurt Jerman, mereka transit untuk melanjutkan penerbangan ke Bangkok, Thailand. kemudian tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

“Di Bandara sempat di rapid test, hasilnya negatif. Makanya saya bisa pulang, tapi ternyata di Pangandaran ada kewajiban harus isolasi, ya sudah saya ikuti,” tutur Uli di sela menerima kunjungan Camat Pangandaran Yadi Setiadi bersama Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi dan Danramil 1320/Pangandaran Mayor Inf Ikeu Masrika.

Menjalani isolasi di kantor desa, menurut Uli, berbanding terbalik dengan fasilitas yang dialami sebelumnya. “Kasurnya empuk di kapal pesiar, sekarang jadi kasur lantai. Fasilitas serba terbatas. Tapi sudahlah, jalani saja. Semoga saja, saya dan kita semua sehat selalu,” ujar Uli.

Baca Juga:  Ini Pelaku Yang Tega Perkosa dan Aniaya Janda di Jombang

Camat Pangandaran Yadi Setiadi mengatakan jumlah pemudik yang di isolasi mandiri di tempat khusus hingga saat ini berjumlah 31 orang yang tersebar di 6 desa dari 8 desa di Kecamatan Pangandaran.

“Cuma di Desa Pangandaran dan Desa Pagergunung belum ada pemudik yang diisolasi khusus,” ucap Yadi. (mun/BB)