Beritabersama.com, JEMBER — Berkas tuntutan perkara kasus dugaan korupsi proyek Pasar Manggisan telah dimasukan jaksa penuntut umum ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Surabaya pada Senin, (04/5/2020) lalu. Kini kasus dugaan korupsi itu telah memasuki babak baru.

Kepala Seksi Tindak Pidana Korupsi, Setyo Adhi Wicaksono, SH., MH, mengatakan babak baru kasus dugaan korupsi dan pelimpahan itu kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya.

Para tersangka akan ditempatkan di Rutan Medaeng untuk menjalani sidang yang digelar secara virtual. Sementara hakim, jaksa, pengacara, maupun saksi berada di pengadilan.

Jumlah saksinya semua ada 35 orang. Termasuk saksi ahli sebanyak tiga orang.

Kerugian negara atas kasus tersebut sebesar Rp. 1,3 miliar. Jumlah ini diketahui setelah BPKP melakukan penghitungan. Awalnya kerugian negara yang diketahui sebesar Rp. 685 juta.

Baca Juga:  Heboh! Warga Mojowarno Temukan Wanita Setengah Telanjang di Kebun

“Ada penambahan kerugian negara. Itu yang akan kami uji di persidangan,” terangnya.

Sebanyak 35 saksi dalam kasus tersebut tidak akan menjadi saksi di persidangan, selama keterangannya saat pemeriksaan sama dengan saksi lainnya.

“Tapi kalau sangat dibutuhkan untuk pembuktian perkara maka akan kami hadirkan di persidangan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri Jember berhasil membongkar dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul.

Sudah ada empat tersangka yang ditetapkan dan kini berada di Lapas Kelas IIA Jember. Keempat tersangka itu yakni ISW, MFN, ES, dan AM. (tim/BB)