Beritabersama.com, JAKARTA — Seorang dokter di Australia, Andy Tagg, menunjukkan bahwa kentut bisa menularkan virus Corona pada orang lain. Hal ini didapatkannya setelah menganalisis serangkaian tes yang diambil dari pasien awal tahun ini.

Andy mengutip tes yang mengungkapkan bahwa virus 55 persen berada di dalam kotoran atau feses pasien COVID-19. Bahkan ada petugas medis yang sebelumnya juga mengatakan kentut itu mengandung partikel kotoran kecil yang bisa menyebarkan bakteri.

“Ya, SARS-CoV-2 bisa dideteksi dalam feses dan telah terdeteksi pada pasien tanpa gejala hingga hari ke-17 pasca terinfeksi,” kata Andy yang dikutip dari The Sun, Senin (18/5/2020).

“Mungkin SARS-CoV-2 ini bisa disebarkan melalui kentut, tapi kita butuh lebih banyak bukti. Jadi, ingatlah untuk selalu pakai alat pelindung diri (APD) yang tepat dan aman,” lanjutnya.

Baca Juga:  Hebat! Ini Daftar Daerah di Indonesia Yang Nihil kasus Baru Covid 19

Namun, direktur klinis dari Patientaccess.com, Dr Sarah Jarvis mengungkapkan penularan Corona lewat kentut kemungkinan sangat kecil sekali terjadi. Ini karena penularan akan lebih mungkin terjadi dengan kontak dekat dan terkena tetesan orang saat batuk atau bersin.

“Kemungkinan seseorang tertular virus karana kentut orang lain itu sangat kecil. Akan jauh lebih mungkin terjadi jika ada kontak langsung atau tetesan yang keluar saat orang lain batuk dan bersin, hingga menempel pada permukaan yang kamu sentuh,” jelasnya.

Sebelumnya pada tahun 2001, dokter Karl Kruszelnicki dan ahli mikrobiologi Luke Tennent telah melakukan percobaan untuk melihat apakah kentut bisa menyebarkan penyakit.

Dr Tennent meminta satu relawannya untuk mengeluarkan kentut ke dua cawan petri dari jarak lima sentimeter. Cawan pertama dengan menggunakan celana, dan satu cawan lagi tanpa celana.

Baca Juga:  Penting! Ini Peta Sebaran Covid 19 di Kota Mojokerto

Hasilnya, pada cawan pertama tetap bersih. Sedangkan cawan kedua, tumbuh bakteri dalam waktu semalam, tetapi bakteri itu tidak berbahaya setelah di tes.

Akhirnya Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Tiongkok mengumumkan bahwa celana bisa efektif untuk menghalangi kentut yang membawa virus Corona. Selaras dengan ini, badan kesehatan setempat juga mengatakan jika benar ada virus di angin kentut, itu tidak akan menyebar jika memakai celana. (Min/BB)

Artikel ini sudah tayang di detik.com denga. Judul : Benarkah Virus Corona Menular Lewat Kentut? Uji Lab Membuktikannya

Facebook Comments